Perlengkapan Dan Peralatan Wawancara Sejarah Lisan
Saturday, November 4, 2017
Perlengkapan dan peralatan wawancara sejarah lisan
Perlengkapan wawancara sejarah lisan :
- Membuat ikhtisar wawancara (gambaran singkat mengenai wawancara sejarah lisan)
- Mengetahui riwayat hidup pengisah (mengetahui latar belakang hidupnya)
- Membuat kuesioner agar pewawancara dengan mudah memahami dan mengerti latar belakang hidup pengisah serta masalah yang aksn ditanyakan
- Membuat daftar pertanyaan pokok dan umum
- Buku catatan dan alat tulis
- Peta, untuk membantu menemukan lokai yang dicari
- Surat perintah sebagai pegangan bagi pewawancara
Peralatan wawancara sejarah lisan :
1. Alat perekamHal yang perlu diperhatikan :
- Mudah dalam menggunakan
- Disa dibawa kemana – mana
- Dapat diandalkan daya rekamnya
- Mutu suara bagus dan jernih
Baca Juga
Alat perekam yang digunakan :
- Tape recorder. Selain harus memperhatikan merk, perlu juga diperhatikan jenisnya. Tape yang dipergunakan dalam wawancara sejarah lisan haruslah dapat berfungsi ganda, disamping sebagai perekam dapat juga digunakan untuk mendengarkan hasil rekaman.
- Kaset dan pita kaset. Kaset yang digunakan sebaiknya jenis kaset C-60 dengan lama durasi 1 jam sehingga lebih praktis dalam penggunaannya. Pita kasetnya harus yang terbuat dari poliester, tanpa suara gaduh, bergaris tengah gulungan 5 inchi.
- Baterai. Gunakan baterai jenis a2 yang dapat bertahan hingga 2 jam. Siapkan pula charger agar ketika habis, dapat diisi ulang.
- Digital recorder. Alat ini dapat digunakan untuk merekam dengan kualitas suara yang jernih dan tidak perlu harus selalu mengganti kaset ataupun baterai setiap jam.
- Kamera digital
- High digital record (sejenis alat elektronik yang dapat dipergunakan untuk merekam wawancara sekaligus dapat mengambil gambar )
- Tripot
Alat ini sangat tergantung dengan listrik karena tidak disediakan tempat untuk baterai. Kemampuan perekamannya sangat baik, hanya saja perlu ditambah alat penyambung sejenis mikrofon agar suara pewawancara maupun pengisahnya bisa langsung terekam. Alat ini dapat secara langsung mengirimkan suara rekaman tersebut kedalam komputer untuk dihilangkan voice-nya.Selain itu, rekaman tersebut dapat langsung dibuat transkripnya melalui komputer yang sudah dipasang alat penyambungnya sebelum wawancara.
Daftar Pustaka :
- Arsip Nasional Republik Indonesia. (1981). Lembaran Berita Sejarah Lisan Nomor 7. Jakarta.
- Arsip Nasional Republik Indonesia. (1981). Lembaran Berita Sejarah Lisan Nomor 9. Jakarta.
- Willa K Baum. (1982). Sejarah Lisan untuk Masyarakat Sejarawan Setempat. Jakarta: Arsip Nasional Republik Indonesia.